Motif batik jawa barat mempunyai ciri khas yang berbeda dengan batik di daerah indonesia lainya. Perbedaan dari motif batik jawa barat dengan yang lainya adalah warna pada batik jawa barat lebih cerah daeri pada batik yang ada pada daerah di indonesia lainya, warna tersebut seperti warna jingga, merah, hijau, violet dan biru. Ornamen khas Jawa Barat umumnya berornamen antara abstrak klasik dan realistis. Contoh ornamen tersebut misalnya ornamen burung digambarkan lengkap dari paruh, sayap dan seterusnya, namun jenis burungnya itu sendiri berupa burung khayalan.

Contoh Motif Batik Jawa barat

Corak khas batik Jawa barat lainnya adalah penggunaan isen titik-titik, sawut dan cecek sawut. Batik daerah ini umumnya menerapkan motif semen dengan ornamen utama tumbuhan, binatang dan garuda. Motif klasik Tasikmalaya lebih menggambarkan keadaan alam seperti rawa dan hutan, misalnya pada motif balagbag, daun paku dan kembang semboja.

Terdapat ragam hias bernama “Bang Ungon” berpadu dengan corak naga payung. Kain panjang Bang Ungon (biru-merah) ini dibuat dengan teknik tulis, dengan pewarna kimia. Adapula ragam hias batik pesisir dengan corak lunglungan mirah delima. Lung-lungan juga termasuk pola kuno. Sebagian besar pola ini memiliki ragam hias atau motif utama yang serupa dengan ragam hias utama pola semen. Batik tulis koleksi Milangoni Tjakrawerdaya ini dibuat pada 2005, didominasi warna coklat tua dan muda pada buah delima. 


0 comments:

Post a Comment

Tambahkan Komentar anda